Perbedaan Have, has, dan had

Perbedaan Have, has, dan had

Have, has, dan had adalah salah satu kata yang sangat sering kita temukan dalam kalimat-kalimat bahasa Inggris. Apakah kamu masih bingung dengan perbedaan antara have, has, dan had? Yuk, simak ulasan berikut supaya kamu lebih paham!

Have, has, dan had adalah salah satu primary auxiliary verb, yaitu kata kerja bantu yang tidak mempunyai arti tetapi membantu dalam pembentukan karakter tenses. Beberapa hal yang perlu kamu ketahui yaitu:

  • Have digunakan untuk subjek I, you, they, we dan subjek lain yang bersifat jamak (plural)
  • Has digunakan untuk subjek seperti she, he, it, dan subjek lain yang sifatnya tunggal (singular)
  • Had merupakan bentuk past (V2) dan past participle (V3) dari have. Had digunakan untuk kalimat past tense dan past perfect tense serta dapat digunakan untuk semua subjek, baik singular maupun plural

Penggunaan Have, Has, dan Had

Ketiga kata ini dapat berfungsi sebagai main verb dan auxiliary verb. Main verb berarti kata kerja utama dimana have, has, had berfungsi sebagai kata kerja yang berdiri sendiri. Sedangkan sebagai auxiliary verb berarti have, has, dan had adalah kata kerja bantu yang memodifikasi makna kata kerja yang mengikutinya. Jadi sebagai auxiliary verb, have, has dan had selalu berpasangan dengan kata kerja yang lain. 

Have, Has, dan Had Sebagai Main Verb

Sebagai kata kerja utama have, has, dan had memiliki beragam arti. Simak beberapa contoh di bawah ini:

1. Fungsi Kepemilikan

  • I have many books in my room. (Aku mempunyai banyak buku di kamarku.)
  • She has a cute cat. (Dia memiliki seekor kucing yang lucu.)

2. Berarti Menyuruh

  • I will have someone wash my car. (Saya akan menyuruh seseorang mencuci mobil saya.)
  • My mother has me to wake up. (Ibuku menyuruhku untuk bangun.)

3. Melakukan/Menjalani

  • I have a shock. (Saya mengalami syok.)
  • They are having a dinner now. (Mereka sedang makan malam sekarang.)

4. Berarti Harus

Kamu harus menambahkan kata “to” setelah have/has untuk membuatnya mempunyai makna harus. Sehingga artinya sama dengan verb “must”. Contohnya:

  •  You don’t have to believe me. (Kamu tidak harus percaya aku.)
  • I have to go now. (Aku harus pergi sekarang.)

5. Bermakna Anjuran

Had (tidak berlaku untuk has dan have) jika digabungkan dengan kata better maka akan bermakna anjuran/saran yang berarti "sebaiknya". Contoh kalimatnya sebagai berikut:

  • He had better go now, unless He will miss the flight. 

(Dia sebaiknya berangkat sekarang, jika tidak dia akan ketinggalan pesawat.)

  • She had better stay at home, because it will rain. 

(Dia sebaiknya tinggal di rumah, karena hari akan hujan.)

6. Telah

Have dan has dapat bermakna “telah” (untuk menerangkan pekerjaan yang telah selesai) apabila digunakan dalam kalimat present perfect atau past perfect. Misalnya:

  • I have told you before, to not touch me.
    (Aku sudah memberi tahu kamu sebelumnya untuk tidak menyentuhku.)
  • He has left her house two hours ago.
    (Dia telah meninggalkan rumahnya dua  jam yang lalu.)

Have, has, dan had termasuk dalam kata kerja delexical, yaitu kata kerja yang artinya bergeser pada kata benda yang mengikutinya. Misalnya:

  • Had a rest (beristirahat)
  • Have a think (berfikir)
  • Have a try (mencoba)
  • Have a breakfast (sarapan)

Apabila have, has, dan had digunakan pada kalimat negatif, maka kamu harus menggunakan kata have (bukan has) untuk semua subjek, baik yang sifatnya singular maupun plural. Perhatikan contoh di bawah ini:

  • She does not have a book. (bukan She does not has a book)
  • Ardi doesn't have a place to go. (bukan Ardi doesn't have a place to go)

Have, Has, dan Had Sebagai Auxiliary Verb

Saat menjadi auxiliary verb have, has, dan had selalu diikuti kata kerja bentuk ke-3 (V3) atau “past participle”. Have dan has digunakan untuk present perfect tense dan had digunakan untuk past perfect tense. Perlu kamu perhatikan:

Present tense = kejadian diawali dari masa lampau dan memungkinkan sekarang masih berlangsung

Past perfect tense = kejadian juga terjadi pada masa lampau namun sudah selesai

Berikut beberapa contoh kalimat have, has, had sebagai auxiliary verb:

  • When I woke up this morning, my wife had already eaten breakfast. (Ketika saya bangun pagi ini, istri saya telah selesai sarapan.)
  • When I arrived at my office this morning, I discovered that I had left my laptop on the night before. (Ketika saya sampai di kantor saya tadi pagi, saya menemukan bahwa saya telah meninggalkan laptop saya semalam.)

Ternyata penjelasannya cukup panjang, ya? Semoga ulasan ini dapat menjawab semua kebingunganmu mengenai penggunaan have, has, dan had. Jadi kamu tak perlu ragu lagi untuk menggunakan ketiga kata ini untuk berkomunikasi. Yuk, terus semangat belajar bahasa Inggris!